Tantangan si Petinju Bayaran

Misi Sampingan Lintas-wilayah
Wilayah: Lembah Jingyu Operator: Mi Fu
Lokasi penerimaan Lihat di peta ↗
Lokasi penyelesaian Lihat di peta ↗

Ringkasan

Setelah melakukan persiapan dan latihan, Endmin dan Mi Fu menuju ke arena. Di sana, mereka harus mengalahkan ketiga guru Mi Fu untuk menyelamatkan Zhuang Fangyi.

Buka

Sebelumnya: Misteri Kapten

Hadiah

Audio

Pilih bahasa audio

Suara dialog misi hanya tersedia di CN / EN / JP / KR. Pilih satu untuk pemutaran di bahasa Anda saat ini.

Langkah

1 Pergi ke titik penyeberangan bersama Mi Fu Lihat di peta

Dialog

M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Hah, lihat siapa yang akhirnya datang. Aku hampir mengira kau sudah kabur. Siapa teman bertopengmu itu?
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Itu aturannya. Jalan menuju arena hanya boleh diketahui murid.
Mi Fu
Aturan konyol.
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Endfield Industries? Sepertinya pernah dengar dari perjalananku .... Oke, kita lihat saja apa kau mampu menangani masalah di sini!
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Hah, gerbang Kampung sudah terbuka selebar itu, ya? Sehebat apa kemampuanmu? Asal kau bukan mata-mata saja, sih.
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Ugh. Salah bos. Tapi, kebetulan aku sedang butuh tenaga. Mengabdi saja kepadaku, agar kau tak usah memohon-mohon saat sudah babak belur! Hahaha!
Mi Fu
Heh, dia bisa mematahkan tulangmu dengan satu jari saja. Cukup bicaranya. Ayo ke rakit. Sekarang.
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Heh. Tunggu dulu .... Orang luar harus pakai penutup mata!
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Tetap saja aturan. Demi menjaga ketertiban ... dan mengawasi pengkhianat sepertimu.
Mi Fu
Maaf kau harus mengalami ini, Endmin.

Radio

M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Kakak, Guru akhir-akhir ini galau, selalu membicarakan hari-hari bersamamu dulu.
Mi Fu
... Dia masih sama saja.
2 Pergi dan mulai tantangannya Lihat di peta

Dialog

M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Hei, si topeng! Jangan lama-lama, pakai penutup matamu dan berangkat!

Radio

Endministrator
Semua ini pencapaian Mi Fu ... jadi itu yang sedang dibaca Senior Master.
3 Bicara dengan Mi Fu di sela-sela sesi latihan Lihat di peta

Dialog

Mi Fu
Terima kasih.
Mi Fu
Jangan senang dulu setelah mengalahkan Guru .... Ujian berikutnya pasti akan lebih sulit.
Mi Fu
Tak ada yang luput dari pandanganmu. Aku mencemaskan Wuling.
Mi Fu
Aku tak sempat berpatroli di kota. Bisakah kau memeriksanya agar tak ada yang terlewat?
Mi Fu
...
Mi Fu
Saat masih di Kampung Benteng, yang kupikirkan hanya bertarung.
Mi Fu
Kalau diriku yang sekarang bertemu dengan diriku yang dulu ... kami mungkin akan berkelahi.
Endministrator
(Yah ... sifat pemarahmu mungkin belum berubah.)
Mi Fu
Dia musuh yang menakutkan ... bukan hanya karena ukuran dan kekuatannya.
Mi Fu
Sudah dulu ngobrolnya. Nasib Wuling sedang dipertaruhkan. Kita tak boleh kalah.
Mi Fu
Setelah para guru pergi, tak ada yang bisa menandingiku di Kampung. Tapi, ada sumpah yang harus kutepati, jadi aku pun menantang Wuling.
Mi Fu
Saat itu, Kota Wuling masih berupa lokasi konstruksi, tak jauh lebih besar dari Kampung Benteng. Zhuang adalah Tianshi utama di sana. Dialah yang meladeniku.
Mi Fu
Tidak. Kami bertarung lama sekali. Aku pingsan duluan.
Mi Fu
Tentu saja aku minta bertarung lagi sampai-sampai jahitanku robek, dan hampir mati. Dia menyelamatkanku lagi, lalu menyuruhku tinggal sampai pulih.
Mi Fu
Dia bilang aku boleh menantangnya lagi kalau sudah pulih. Lalu dia mengingatkanku bahwa tinjuku bukan hanya untuk bertarung—melainkan untuk melindungi.
Mi Fu
Jadi aku tinggal cukup lama sampai jadi salah satu dari mereka. Sekarang, aku melayangkan tinju untuk melindungi mereka.
Mi Fu
Iya .... Perseteruan lama antara Kampung dan Wuling itu tak ada artinya bagiku. Orang-orang hanya butuh dorongan untuk melupakannya.
Mi Fu
Semua kenangan ini hampir membuatku lupa .... Endmin, kau bisa bantu aku?
Mi Fu
Kecerdikan dan strateginya.
Mi Fu
Saat siuman, aku tahu bahwa aku nyaris mati karena Oripati. Dialah yang menyelamatkanku.
Endministrator
Kalau begitu, apa jurus andalannya?
4 Gantikan Mi Fu memeriksa situasi di Kota Wuling Lihat di peta
Pembaruan cerita

Mi Fu harus bersiap untuk pertarungannya melawan Senior Master dan tak bisa berada di dua tempat sekaligus. Oleh karena itu, dia meminta Endministrator untuk menjalankan tugas patrolinya di Kota Wuling.

Dialog

G
Ge Yipu
Omong-omong soal Tianshi Zhuang ... apa dia sedang mengerjakan sesuatu? Belakangan ini aku tak melihatnya.
C
Chang Yun
Penelitiannya lancar. Semua persetujuan sudah diselesaikan olehnya beberapa hari yang lalu, tak ada yang tertunda.
Y
Yan Ning
Aku juga sudah berhari-hari tak melihatnya, tapi dia sudah mengatur semuanya dari jauh hari. Kami tinggal mengikuti rencananya.
G
Ge Yipu
Oh, Endmin, senang melihatmu di sini.
C
Chang Yun
Ada laporan baru dari Zona Eksklusi Wuling Utara ... semua sudah disampaikan kepada Tianshi Zhuang.
Endministrator
(Dia memang selalu mengatur segalanya dengan rapi .... Siapa pun pasti tak akan sadar kalau ada yang aneh.)
F
Fu Bo
Desain terbaruku gagal lagi .... Ugh, kapan aku bisa lulus penilaian ini?

Radio

G
Guru
Ingat saat pertama kali kau berdiri di panggung ini?
G
Guru
Posturmu selalu salah, ditumbangkan Pilar Besi berulang kali. Tapi, kau tak pernah menyerah, dan menang dengan menggigitnya sampai dia menyerah.
Mi Fu
Iya, aku masih ingat! Tak usah diceritakan!
5 Berpatrolilah di Kota Wuling dan wakili Mi Fu menjaga ketertiban Lihat di peta 1 Lihat di peta 2 Lihat di peta 3
6 Ikuti orang asing misterius itu Lihat di peta

Dialog

Endministrator
(Hmm ... sikap Tangtang agak aneh.)
Endministrator
(Kampung bisa kena masalah besar kalau Zhuang kenapa-kenapa. Tapi, dia sama sekali tak terlihat cemas.)
Endministrator
(Mungkinkah ...?)

Radio

S
Senior Master (Senior Master)
Masih bersikeras dengan jalan pilihanmu? Apa ini yang dimaksud Grand Master dengan “fase pemberontakan” ...?
S
Senior Master (Senior Master)
*Berdesah* Baiklah, nak. Aku sudah memperingatkanmu ....
7 Ikuti orang asing misterius itu Lihat di peta
8 Ikuti orang asing misterius itu Lihat di peta
9 Ikuti informan itu dan cari orang yang mencurigakan Lihat di peta 1 Lihat di peta 2

Dialog

B
Bibi Tian
Oh, tempo hari, Zhuang janji untuk mampir makan mie. Dia memintaku memanaskan kuahnya, tapi mienya sampai lembek dan dia akhirnya tak datang! Kenapa dia tak jadi datang, ya?
Da Pan
Hei-yo, Endmin! Hari ini mau hot pot satu porsi?
P
Penjual Tangyou Baba (Food Vendor)
Yah, Tianshi Zhuang memang selalu sibuk .... Tapi, Kapten Mi ... tumben sekali! Dia pelanggan setia kue berasku, tapi sudah dua hari ini dia tak mampir.
B
Bibi Tian
Endmin, kalau lihat mereka, suruh mereka mampir kalau ada waktu.
Da Pan
Ya, tolong sampaikan! Kami akan sangat berterima kasih!
Da Pan
Berita besar yang terakhir adalah bahwa kau dan Gubernur Jenderal Zhuang jalan-jalan. Benar-benar pemandangan langka.

Radio

G
Guru
Gerakanmu mulus! Kendalimu juga sudah jauh lebih baik.
G
Guru
Siapa sangka kau dulu hanya mengandalkan tenaga ....
G
Guru
Apa kau masih ingat malam itu, saat kau menerjang kincir air sampai memar-memar demi berusaha menghancurkannya?
Mi Fu
Ck .... Aku menderita rabun senja, oke?
10 Lapor kepada Mi Fu Lihat di peta

Dialog

M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Kau, dan si topeng itu ... kemampuan kalian lumayan juga, kuakui itu.
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Huh, jangan sombong! Teknik pemungkas Senior Master tak terkalahkan!
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Aturannya sama. Pakai penutup matanya sebelum berangkat.
Mi Fu
Kita sudah sampai.
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Apa? Benarkah?
Mi Fu
Sekarang jadi sok manis, ya? Bukannya kemarin kau begitu angkuh?
11 Pergi ke titik penyeberangan bersama Mi Fu Lihat di peta
Pembaruan cerita

Setelah melakukan persiapan dan latihan, Endmin dan Mi Fu menuju ke arena. Di sana, mereka harus mengalahkan ketiga guru Mi Fu untuk menyelamatkan Zhuang Fangyi.

12 Pergi dan hadapi tantangan kedua Lihat di peta

Dialog

Mi Fu
Tunggu, di mana Senior Master? Biasanya dia paling tepat waktu.
Mi Fu
Sesuai aturan Kampung, kalau satu pihak datang terlambat, mereka otomatis dianggap kalah dalam pertandingan.
M
Murid yang Antusias (Excited Disciple)
Jangan sampai Senior Master dipermalukan .... Kakak, kami akan bertarung menggantikan guru kita!
Mi Fu
Baiklah. Mari kita mulai. Hidup atau mati adalah kehendak sungai!
Endministrator
(Sudah hampir lewat waktu yang disepakati... Di mana Senior Master?)
M
Murid yang Antusias (Excited Disciple)
Tinju kita tak kenal sesal!
13 Bicara dengan Mi Fu Lihat di peta

Radio

S
Senior Master (Senior Master)
Para biang onar itu mengeroyokmu. Sini, lancarkan beberapa pukulan kepadaku. Agar adil.
Mi Fu
Senior Master ....
14 Lihat pesan Lihat di peta

Dialog

Mi Fu
Endmin, kupercayakan kepadamu untuk memeriksa Kota Wuling.

Radio

Endministrator
Rute patroli rutin Mi Fu ada di depan sana .... Coba kuperiksa.
15 Lihat pesan

Obrolan grup

Zhuang Fangyi
Ke belukar. Sekarang.
16 Pergi ke lokasi pertemuan Lihat di peta
Pembaruan cerita

Penculik Zhuang Fangyi menghubungi Endministrator dengan handyterm-nya. Endministrator memutuskan menurutinya.

Dialog

M
Murid yang Antusias (Excited Disciple)
Kakak, kau hebat .... Aku mengaku kalah.
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Huh, memalukan sekali.
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Giliranku! Coba kita lihat berapa lama kau bisa bertahan melawan senapanku!

Radio

Endministrator
Roket lagi? Setidaknya aku tahu harus bagaimana kali ini ....
17 Kembali dan bujuk Mi Fu Lihat di peta

Dialog

G
Guru
Tak kusangka Forte sengaja meninggalkan celah-celah itu untukmu ....
G
Guru
Sebenarnya, mestinya aku tak terkejut. Kita kan tahu sifatnya. Yah ... Grand Master tak akan bersikap lunak kepadamu.
G
Guru
Kau harus paham apa yang akan kauhadapi.
Mi Fu
Aku paham. Terima kasih, Guru.

Radio

M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Bersiaplah merasakan Teknik Tinju Ledak Senior Master!
18 Tanyai Mi Fu tentang ketiga gurunya Lihat di peta

Dialog

Mi Fu
Kau mungkin sudah merasakan kepribadiannya dari gerakannya, Endmin.
Mi Fu
Saat menghadapi Guruku, fokuslah pada apa yang dilakukannya, bukan apa yang dikatakannya.
Mi Fu
Saat aku berhasil menguasai beberapa gerakan dasar, dia bersikap acuh tak acuh, kukira aku melakukan kesalahan.
Mi Fu
Tapi, dia lalu berbalik dan menghadiahiku kacang kastanya kupas.
Mi Fu
Soal pertarungan ini .... Mungkin bertahun-tahun ini, dia merindukanku.
Mi Fu
Dia tak pernah menyembunyikan apa pun dariku.
Mi Fu
Sebelum belajar bertarung, aku sering naik ke atas bahunya.
Mi Fu
Dia memperlakukanku seperti anak perempuannya sendiri. Benar-benar memanjakanku.
Mi Fu
Kalau guru-guru lain marah, dia pasti muncul untuk membelaku.
Mi Fu
...
Mi Fu
Tapi aku bukan anak kecil lagi.
Mi Fu
Grand Master memang selalu seperti itu.
Mi Fu
Kata-kata, tinju, dan tendangannya benar-benar kejam.
Mi Fu
Dia membesarkan murid-muridnya dengan tinju sekeras batu yang penuh kasih.
Mi Fu
Kurasa ada pepatah kuno Yan tentang ini.
Mi Fu
“Banyak menangislah dalam latihan agar tak banyak berdarah dalam pertarungan.”
Mi Fu
Ck. Kurasa itu sudah cukup menggambarkan dirinya.
Mi Fu
Dia bukan orang yang baik, tapi “jahat” juga bukan kata yang tepat untuknya.
Mi Fu
Lagipula ... Grand Master-ku mengajariku semua ilmunya.
Mi Fu
Hati-hati di luar sana.
Mi Fu
Tolong jaga Kota Wuling, Endmin.

Radio

M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Permisi!
19 Ikuti informan itu dan cari orang yang mencurigakan
20 Gantikan Mi Fu memeriksa situasi di Kota Wuling Lihat di peta
21 Tanyai Mi Fu tentang masa lalu Lihat di peta
22 Gantikan Mi Fu memeriksa situasi di Kota Wuling Lihat di peta

Dialog lain

171

Dialog naskah yang tidak terikat ke langkah misi tertentu.

M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Mohon tunggu sebentar. Aku harus periksa dulu senjata kalian .
Mi Fu
Jangan panggil aku Kakak lagi. Panggilan itu sudah menjadi masa lalu.
M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Tidak. Bagiku, kau akan selalu jadi Kakak bermuka masam yang tetap mau meluangkan waktu untuk memperbaiki kesalahanku.
Mi Fu
Kau ...?
M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Ingat tidak? Aku anak yang kauselamatkan dari anak-anak nakal! Kau mengajariku cara membela diri, dan membawaku kepada para guru.
M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Baiklah, inspeksi selesai. Kakak, aku akan mengantarmu ke arena. Silakan, lewat sini.
Mi Fu
Rupanya kau .... Oh, apa kau berhasil menguasai tahap terakhir Tinju Cangbo?
M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Sayangnya tidak .... Jadi, aku beralih ke senjata.
M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Kakak .... Kau dulu berjanji untuk membimbingku, tapi malah tiba-tiba pergi. Nah, karena kau kembali, kita bisa berlatih bersama lagi.
M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Kakak, senang melihatmu baik-baik saja.
G
Guru
*Uhuk* Aku kalah dari muridku sendiri .... Harus kuakui, kau telah melampauiku.
Mi Fu
Sudah cukup .... Bisa bebaskan tawanannya sekarang?
G
Guru
Nanti dulu. Pengampunan tak bisa didapatkan dalam sehari. Ini baru ujian pertama.
Mi Fu
Baiklah .... Aku akan bersiap.
Mi Fu
Ugh, si kucing kecil itu. Aku mendisiplinkannya setiap hari.
G
Guru
Nah, Sayangku ... ingat, harga diri adalah senjata yang tumpul. Kau sudah terasah tajam, tapi serangan terakhirmu terlalu serampangan.
G
Guru
Besok, jam yang sama. Forte itu akan menunggumu di sini.
Mi Fu
Ayo, Endmin.
Mi Fu
Heh, kalau aku menang, masih ada pertarungan lain melawan pria tua itu, ‘kan?
G
Guru
Kau dan anak Ruan Lin dulu sering saling berkelahi habis-habisan. Bagaimana hubungan kalian berdua sekarang ...?
Mi Fu
Hormatku, Guru.
G
Guru
Huh, sudah, pergilah.
I
Informan
Tapi, aku baru saja lihat pria mencurigakan di kota. Sepertinya dia dari Kampung, tapi aku tak mengenalinya.
?
???
Ya, aslinya. Mi Fu pernah menangkapku, dan setelah itu, aku akhirnya jadi informan untuknya.
I
Informan
Hari ini jadwal kami bertukar informasi, tapi aku tak bisa menemukannya ....
I
Informan
Fyuh, syukurlah kalau dia baik-baik saja.
I
Informan
Sebenarnya bukan masalah besar. Hanya saja, Kampung sedang ramai. Kudengar banyak orang yang merantau ke luar mulai kembali belakangan ini.
I
Informan
Akan kubawa kau menemuinya.
?
???
Oke, langsung saja.
S
Senior Master (Senior Master)
Hm .... Bukankah kau teman Mi Fu? Sini, mari mengobrol.
S
Senior Master (Senior Master)
Aku hanya ingin tahu kabar muridku di sini.
S
Senior Master (Senior Master)
Em ... apa orang-orang di sini membuatnya susah? Oh, apa dia punya teman?
S
Senior Master (Senior Master)
Jangan khawatir. Aku tak bermaksud buruk, dan tak berniat cari masalah di sini juga.
S
Senior Master (Senior Master)
Hm. Kedengarannya dia orang baik. Sepertinya dendam kami terhadap Wuling membuat kami terlalu cepat menghakimi.
S
Senior Master (Senior Master)
Kalau anakku sudah menemukan bos di sini yang tahu kemampuannya ... beban berat di hatiku yang tua ini akhirnya bisa terangkat.
S
Senior Master (Senior Master)
Dia masih akrab dengan anak Ruan Lin itu .... Baguslah. Dia belum melupakan asal-usulnya.
S
Senior Master (Senior Master)
Jadi, dia belum berubah ... masih menghargai ikatannya. Kampung tetap ada dalam hatinya ... dan dia juga belum melupakan kami.
S
Senior Master (Senior Master)
Sepertinya dia sudah melalui banyak hal .... *Huff* Dia biasanya menanggung rasa sakitnya sendirian.
S
Senior Master (Senior Master)
Jadi, maukah kau menjaganya selama beberapa hari ke depan? Aku akan sangat berterima kasih.
S
Senior Master (Senior Master)
Oh, makanan apa yang disukainya di sini?
S
Senior Master (Senior Master)
Terima kasih sudah memberitahuku.
S
Senior Master (Senior Master)
Dia tak terlalu bisa jaga diri. Kalau sudah fokus pada latihannya, dia jadi lupa tidur, lupa makan .... Selalu. Begitu.
S
Senior Master (Senior Master)
Kalau ingin menang, kita harus memahami diri sendiri dan musuh. Baiklah, sudah saatnya. Selamat tinggal!
S
Senior Master (Senior Master)
*Huff* Tanpa istirahat, tanpa makan ... mana bisa menang dalam pertarungan?
I
Informan
Aku tak ingin ketahuan. Kuserahkan ini kepadamu.
Endministrator
Tunggu .... Bukankah itu Senior Master Mi Fu?
Endministrator
Hei, kau ....
Mi Fu
Kau sudah kembali. Bagaimana keadaan kota?
Mi Fu
Dia belum berubah.
Mi Fu
Hm? Sedang apa dia di Kota Wuling?
Mi Fu
Benar .... Ayo kita ke stasiun rakit.
Mi Fu
Di antara ketiga guru, dialah yang paling peduli kepada muridnya dan akrab dengan semua orang.
Mi Fu
... Aku benar-benar tak mau memukulnya.
Mi Fu
Terima kasih sudah menahan diri saat melawanku, Senior Master.
Mi Fu
... Kau sengaja datang terlambat, ‘kan? Agar para murid itu bisa memberiku perkenalan teknik-teknikmu.
S
Senior Master (Senior Master)
Tak ada yang memahami seorang guru sebaik muridnya. Kau sangat memahamiku.
Mi Fu
Senior Master ... aku menghargai kebaikanmu, tapi kue beras manis ini ....
S
Senior Master (Senior Master)
*Huff* Keras kepala seperti biasa. Kalian dulu selalu bertengkar, dan bahkan setelah sekian lama, tak ada yang berubah!
S
Senior Master (Senior Master)
Tak perlu berterima kasih. Kemampuanku sendiri masih kurang. Aku tak bisa memberimu alasan untuk tetap berada di sini.
Mi Fu
Sudah kuduga. Kau selalu berbaik hati kepadaku. Dulu pun, kau berpura-pura kalah hanya untuk membuatku percaya diri.
S
Senior Master (Senior Master)
Kau selalu keras kepala. Andai aku menang, kau pasti akan membenci kami selamanya. Jadi aku mengalah, dengan harapan kau akan merasakan kepedulianku ... dan mungkin mau kembali.
S
Senior Master (Senior Master)
Ee ... kudengar ini makanan kesukaanmu. Mau mencicipinya?
Mi Fu
Setelah Bos .... Setelah Zhuang Fangyi menyelamatkanku, aku memakannya tiga bulan berturut-turut. Lalu aku berhenti makan itu selamanya.
Mi Fu
Aku masih membelinya setiap hari, hanya demi tusukannya. Kuenya kuberikan kepada anak-anak.
Mi Fu
Kita sudah terlalu jauh ... sudah tak mungkin kembali lagi.
G
Grand Master (Grand Master)
Huh. Sudah kubilang, dasar tua bangka bodoh. Dia bukan lagi anak kecil seperti dulu. Harus lihat sendiri, ya? Sudah puas sekarang?
Mi Fu
Baiklah .... Aku ingin cari tempat untuk menjernihkan pikiranku.
S
Senior Master (Senior Master)
Moo? Sedang apa kau di sini? Bukannya kita sepakat bahwa ....
G
Grand Master (Grand Master)
Aku datang untuk melihat murid kesayangan kita, yang telah kita beri segalanya, kini berbalik melawan gurunya demi musuh kita.
G
Grand Master (Grand Master)
Kau tak mau? Kalau begitu kau harus mengalahkanku di atas panggung. Tapi, kalau kalah ... huh, tanggung sendiri akibatnya.
Mi Fu
Orang Wuling yang menyelamatkanku .... Grand Master, berhentilah menganggap Wuling sebagai musuh.
G
Grand Master (Grand Master)
Heh, Wuling ini, Wuling itu .... Baiklah, kau akan kuberi kesempatan untuk menunjukkan rasa terima kasih.
G
Grand Master (Grand Master)
Akui kesalahanmu, tinggalkan Wuling, dan kembalilah kepada kami sebelum pertandingan besok ... barulah aku akan membebaskan Zhuang.
Mi Fu
Mengaku salah .... Meninggalkan Wuling .... Ck!
S
Senior Master (Senior Master)
Kau telah mengalami banyak hal selama bertahun-tahun ini. Tapi sekarang ... tidak bisakah kau kembali?
Mi Fu
Karena dialah aku bisa jadi diriku yang sekarang. Aku tahu persis seberapa besar selisih kemampuanku darinya .... Aku tak mungkin bisa mengalahkannya.
Mi Fu
Endmin ....
Mi Fu
Saat pertama kali mulai berlatih, ada beberapa gerakan yang tak bisa kukuasai. Senior Master dan Guru menyuruhku menyerah. Tapi, Grand Master malah bersikeras mengajariku.
Mi Fu
Aku telah mengasah kemampuanku selama bertahun-tahun. Semoga aku bisa menang kali ini.
Mi Fu
...
Mi Fu
Terima kasih, Endmin.
Mi Fu
Sudah sepuluh tahun berlalu, tapi perawakan pak tua itu hampir tak berubah. Dia tak pernah melewatkan sesi latihan satu kali pun.
Mi Fu
Aliran bela diri di luar Qingbo ... entah itu Yinglung atau UWST, tak ada yang luput dari matanya.
Mi Fu
Aku akan berusaha sebaik mungkin. Tapi, kalau hasilnya ternyata yang terburuk—
Mi Fu
Tolong jaga bos.
Mi Fu
Sekarang, aku ingin menyendiri dulu.
G
Guru
Sejujurnya, awalnya kami hanya ingin memberi kalian pelajaran ... tapi kalian menunjukkan keberanian dan kemampuan yang luar biasa.
G
Grand Master (Grand Master)
Karena itulah, kau, yang menjadi faktor tak terduga, harus disingkirkan sebelum pertandingan final.
Endministrator
Jadi, kalian memancingku kemari ... apa mau kalian?
S
Senior Master (Senior Master)
Anak Ruan Lin itu hampir mengacaukan segalanya bagi kami.
G
Grand Master (Grand Master)
Putuskan sendiri bagaimana kau akan menanganinya. Selamat Tinggal.
G
Grand Master (Grand Master)
Sekarang kau tahu niat kami.
Endministrator
(Jadi begitu, ya ....)
Endministrator
...
Endministrator
(Sepertinya aku harus membujuk Mi Fu ....)
Endministrator
Tak ada orang di sini ....
G
Grand Master (Grand Master)
Maafkan keterlambatan kami!
S
Senior Master (Senior Master)
Anakku .... Mi Fu, apa kau lelah? Mau istirahat dulu sebelum kita berlatih tanding?
Mi Fu
Senior Master ....
Mi Fu
Tak apa-apa. Tak usah khawatirkan aku .... Ayo kita mulai. Tinju kita tak kenal sesal!
S
Senior Master (Senior Master)
*Huff* Baiklah. Hidup atau mati adalah kehendak sungai!
S
Senior Master (Senior Master)
Omong kosong apa ini?
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Senior Master ....
S
Senior Master (Senior Master)
Minggir, kalian semua!
?
Pahlawan Qingbo: Sang Senior Master
Endministrator
(Aneh sekali. Tianshi Zhuang menghilang, tapi kota ini baik-baik saja ....)
Endministrator
Hmm?
Endministrator
(Apa yang di sana itu orang Kampung Benteng ...?!)
Mi Fu
Hidup atau mati adalah kehendak sungai ....
G
Guru
Kami punya rencana sendiri. Nah, mari kita bertarung!
G
Guru
Masih ingat aturan kita?
?
Pahlawan Qingbo: Sang Guru
G
Guru
Tinju kita tak kenal sesal!
Mi Fu
Tunggu. Di mana dua yang lainnya?
?
???
Endmin, Mi Fu sudah cerita tentangmu. Aku tahu dia memercayaimu.
?
???
Jangan bicara di sini. Ayo cari tempat yang lebih tersembunyi.
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Tunggu apa lagi? Pakai penutup matanya dan pergilah.
Mi Fu
Guruku dan Senior Master bertarung dengan cara yang berbeda. Aku harus segera bersiap.
Mi Fu
Selain itu, aku harus cari informan untuk memberiku info terbaru tentang Kampung, dan mencari tahu di mana mereka menahan bos.
Mi Fu
Semoga aku bisa membebaskan bos tanpa harus melawan guru-guruku ....
Mi Fu
Ada yang ingin kaubicarakan, Endmin?
G
Guru
Aku suka sifat keras kepalamu ....
G
Guru
Saat latihan pengerasan kekuatan pertamamu, kau menggertakkan gigi begitu keras ....
G
Guru
Gigi susumu sampai retak. Aihh, aku merasa cemas sekaligus bangga.
Mi Fu
Guru! Diamlah!
Mi Fu
Perisai Besi ... itu teknik pengerasan Senior Master.
Mi Fu
Butuh kemampuan agar bisa menembusnya!
M
Murid Pemandu (Guiding Disciple)
Di dalam, akan ada yang memandumu.
Endministrator
Tak kusangka akan bertemu Senior Master .... Aku harus beri tahu Mi Fu soal ini.
Mi Fu
Kalau dipikir-pikir, tak ada orang luar yang pernah menginjakkan kaki di arena Kampung Benteng. Mungkin kaulah yang pertama.
Mi Fu
Situasinya lucu. Sekarang aku orang luarnya, sementara kau, “tangan kanan” si kucing kecil, bisa dianggap bagian dari mereka.
G
Guru
Anakku, kau sudah datang. Wah, kau sudah dewasa.
G
Guru
Tapi di panggung ini, belas kasihan adalah kelemahan yang tak akan kami perlihatkan. Tunjukkan kepadaku semua yang sudah kaupelajari!
G
Guru
Banyak kenangan bertahun-tahun yang ingin kuceritakan kepadamu.
Endministrator
Yang mana dirinya yang asli?
Mi Fu
Senior Master-lah yang paling memahamiku. Kira-kira teknik apa yang disiapkannya, ya?
Endministrator
(Aku belum pernah lihat Mi Fu secemas ini.)
M
Murid (Guiding Disciple)
Ya!!! Jatuhkan dia ke tanah!
M
Murid (Guiding Disciple)
Mau ke mana?! Pertarungannya belum selesai!
M
Murid (Disciple F)
Kembalilah bertarung!
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Jangan kira ini sudah berakhir!
S
Senior Master (Senior Master)
Kau boleh salahkan kami .... Kami pergi, dan kami gagal menjagamu.
S
Senior Master (Senior Master)
Wajar kau memilih Wuling dan menempuh jalan lain. Akulah yang salah ....
S
Senior Master (Senior Master)
Semua ini ... kegagalanku sebagai gurumu ....
S
Senior Master (Senior Master)
Anak-anak tumbuh dewasa dan pergi ... begitulah kenyataannya.
S
Senior Master (Senior Master)
Mungkin ... sudah saatnya merelakanmu ....
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Argh! Kenapa meleset terus?!
M
Murid Penjaga Gerbang (Gatekeeping Disciple)
Itu proyeksi suara Guru!
Mi Fu
...
Endministrator
Hmm, kenapa banyak Tianshi berkumpul di sana?
?
???
Ayo, ikut aku!
Mi Fu
Cari celah untuk menembus pertahanannya!
Endministrator
Ini pasti jebakan ... tapi aku harus menghadapinya.
Mi Fu
Senior Master punya banyak trik baru .... Tapi, kau butuh lebih dari itu untuk mengalahkanku!
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Huh! Ternyata kau tak sehebat itu!
S
Senior Master (Senior Master)
Berhenti!
I
Informan
Sebelah sini.
M
Murid-Murid
*Bersorak*
M
Murid (Confident Disciple)
Tinju kita tak kenal sesal!
Endministrator
Tingkahnya aneh sekali .... Yang di sekitarnya itu apa?
Mi Fu
Yang asli gerakannya berbeda dari kloningnya!
Mi Fu
Tidak, itu bukan yang asli!
Endministrator
Ketiganya tampak sama!
Mi Fu
Kita tunggu saja. Dia tak bisa terus-terusan begitu!
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Bersiap .... Tembak!
Endministrator
Apa? Boleh pakai roket, ya?
M
Murid yang Percaya Diri (Confident Disciple)
Kaget, ya? Sudah kubilang, kemampuan Guru benar-benar hebat!
G
Guru
Apa kau sudah sampai ke panggung? Membuat guru menunggu adalah kebiasaan buruk!
Mi Fu
... Ck.
G
Guru
Naiklah ke panggung, Anakku.
Endministrator
(Apa iya orang-orang ini sungguhan melakukan penculikan ...?)