Misteri Kapten
Lokasi penyelesaian Lihat di peta ↗
Ringkasan
Endmin mendapatkan pesan dari Mi Fu, lalu berangkat untuk menemuinya di Kantor Pilar Utama.
Buka
Hadiah
EXP Operasional ×200 EXP Operasional ★★★★★ Menaikkan Level Otoritas Endministrator.
Unit Kognitif Dasar ×6 Unit Kognitif Dasar ★★★★ Material yang akan memberikan sejumlah EXP untuk menaikkan level operator Lv.61-90. Ikhtisar ›
Set INSP Senjata ×1 Set INSP Senjata ★★★★ Material yang akan memberikan banyak EXP senjata. Ikhtisar ›
Protohedron ×2 Protohedron ★★★★ Material untuk meng-upgrade skill operator. Ikhtisar ›
T-Cred ×5,000 T-Cred ★★★★ Disingkat TC. Mata uang ini diakui dan digunakan di banyak tempat. Langkah
1 Baca pesan dari Mi Fu
Obrolan grup
Mi Fu
Butuh bantuanmu di dekat Pilar Utama, sekarang juga.
Dialog
Mi Fu
Sialan .... Aku terlambat.
Mi Fu
Bos ... menghilang.
Mi Fu
Satu-satunya petunjuk ... adalah surat ini.
Mi Fu
Ya, memang jebakan, tapi juga kesempatan.
Mi Fu
“Di Belukar Terhuyung, semua makhluk akan menemui ajalnya.” .... Cih. Mereka akan menyesal. Ayo cari bos.
Mi Fu
Mm.
Mi Fu
Mereka ingin membalas dendam atas peristiwa yang terjadi di Kampung Benteng sepuluh tahun silam ... dan menyelesaikan semua perselisihan ini di Belukar Terhuyung.
Mi Fu
Itu sebabnya hanya kaulah yang kuhubungi.
Mi Fu
Tak ada seorang pun di Kampung Benteng yang bisa melakukan ini. Yang lebih aneh lagi, tak ada tanda-tanda perlawanan di sini.
?
???
Sepuluh tahun telah berlalu, tapi utang darah Kampung Benteng Qingbo belum lunas.
?
???
Awal yang dimulai dengan pertumpahan darah akan menuntut akhir yang penuh darah.
?
???
Kami persembahkan cawan pembalasan pertama kepada musuh kami di Pilar Utama. Berikutnya giliran sang pengkhianat untuk meneguknya.
?
???
Di Belukar Terhuyung, semua makhluk akan menemui ajalnya.
?
???
Tinju kami tak kenal sesal, hidup atau mati adalah kehendak sungai.
Radio
Mi Fu
Jangan bersembunyi lagi. Keluar sekarang!
2 Temui Mi Fu di Kantor Pilar Utama Lihat di peta
Dialog
?
???
Berhenti!
?
???
Sekarang sudah terlalu sombong untuk memanggil kami “Guru”, ya?
?
???
Mendekatlah, biar kulihat lebih dekat.
Mi Fu
Sudahlah .... Kenapa kalian kembali? Di mana Tianshi Zhuang?
?
???
Hah? Setelah sepuluh tahun tak bertemu, begini caramu menyambut guru-gurumu?
Mi Fu
... Aku datang kemari sebagai murid, bersumpah untuk menghormati seni bertarung Kampung Benteng dan menghadapi Wuling.
?
???
Jadi, kau sudah melanggar sumpahmu dan malah mengkhianati kami! Nona Mi Fu, Kapten Korps Penjaga Wuling.
Mi Fu
Gu—sudah kuduga kalianlah dalangnya.
?
???
Apa kau sudah lupa ... kenapa awalnya kami terpaksa pergi?
?
???
Tenang saja, dia masih hidup.
Mi Fu
Kenapa kalian mengincarnya? Kalau bukan karena dia, Kampung Benteng pasti sudah lenyap selamanya!
?
???
Kenapa? Heh, kau memang setia kepadanya, ya? Apa kau masih ingat sumpah yang dulu kauucapkan?
?
???
Dan sekarang?
Mi Fu
Itu semua sudah berlalu. Sekarang aku orang Wuling.
Mi Fu
Guru ... kita bisa bicarakan ini baik-baik. Tapi, kalau dia sampai kenapa-kenapa, Kampung Benteng mungkin bakalan tamat.
?
???
Bicara? Jangan remehkan gurumu. Kami tahu Kampung Benteng memang kecil, tapi bukan berarti kami tunduk kepada Wuling.
?
???
Datanglah ke arena besok. Kalau kami menang, kau harus merangkak kembali ke Kampung Benteng dan memenuhi sumpahmu. Soal Zhuang ... kita bisa urus dia dengan cara yang dianggap tepat.
?
???
Kalau kau menang, kami akan membiarkannya pergi.
?
???
Hmm?
?
???
Suka omong besar, ya? Baiklah, kalau begitu kau juga ikut. Pastikan ajak orang ini besok.
Mi Fu
Cukup! Tindakanku adalah urusanku sendiri. Jangan libatkan orang lain!
?
???
Kami bersedia membebaskannya, dengan satu syarat mudah: kita selesaikan ini dengan cara Kampung Benteng.
?
???
Jadikan ini sebagai pelajaran untuk tak asal bicara kalau tak dipersilakan. Atau, kau memang sudah jadi begitu sombong hingga berani membantah gurumu soal kedisiplinan, ya?
Mi Fu
Kau ....
?
???
Kehabisan kata-kata? Bagus. Bersiaplah dan hadapi apa pun yang akan terjadi.
?
???
Nah, kami hanya kemari untuk membereskan masalah lama.
?
???
Wah, lihat dirimu, murid terbaik kami. Kau benar-benar sudah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Gerakanmu tampak jauh lebih tangkas.
?
???
Bagaimana keadaanmu di Wuling? Sudah mulai terbiasa?
?
???
Sepertinya kau makan teratur ....
Radio
Mi Fu
Siapa yang mengajari kalian jurus-jurus itu?
P
Penyergap (Disciple A)
Hah! Kukira kau sudah lupa, dasar pengkhianat busuk!
3 Masuk ke Kantor Pilar Utama Lihat di peta 1 Lihat di peta 2
Dialog
Mi Fu
Terima kasih, Endmin.
Mi Fu
Ikut aku. Ada tempat yang ingin kutunjukkan dulu.
Mi Fu
... Tak kusangka mereka bakal mengejarku.
Mi Fu
Ya. Mereka adalah “Tiga Guru” dari Kampung Benteng Qingbo. Kemampuan bela diri mereka tiada tara.
Mi Fu
Aku tahu ... sungguh tak masuk akal bahwa krisis seperti ini harus diselesaikan di arena, apalagi sampai melibatkan orang terpenting di Wuling.
Mi Fu
Tapi, kalau kabar ini sampai tersebar, semua yang sudah dilakukan olehmu, bos, dan kucing kecil itu tak akan ada artinya.
Mi Fu
Aku hanya bisa melunasi utang lama dengan menghadapinya secara langsung.
Mi Fu
Mereka membesarkanku dan mengajariku cara bertarung. Akulah murid pertama mereka.
Mi Fu
Endmin ... bisa kaurahasiakan ini?
Mi Fu
Merekalah ... yang membuatku bersumpah untuk melawan Wuling.
Mi Fu
Maaf karena sudah melibatkanmu dalam masalah ini. Tak pernah kukira aku harus menghadapi ketiganya suatu saat nanti.
4 Sampaikan pendapatmu kepada Mi Fu sebelum berangkat Lihat di peta
Radio
Mi Fu
Kita sudah hampir sampai ... tempat latihanku dulu.
5 Pergi ke Belukar Terhuyung Lihat di peta
Pembaruan cerita
Zhuang Fangyi diculik. Satu-satunya yang tersisa di Kantor Pilar Utama hanyalah sepucuk surat tantangan bertarung. Endmin dan Mi Fu mengikuti satu-satunya petunjuk yang mereka punya dan pergi ke Belukar Terhuyung untuk bertarung.
Dialog
Mi Fu
Ini tempatnya .... Dulu aku suka mengurung diri di sini sebelum bertarung.
Mi Fu
Gerakan Guru sangat cepat dan tak bisa ditebak. Sulit mendekatinya.
Mi Fu
Senior Master ... hanya dengan lihat postur tubuhnya saja, kau bisa tahu bahwa kekuatannya tak tertandingi.
Mi Fu
Selain itu ... tak seorang pun pernah mengalahkannya ....
Mi Fu
Tapi ... aku tak yakin besok bisa menang.
Mi Fu
Nah, sedangkan Grand Master ... dialah yang paling kuat dan paling galak. Dia yang paling banyak mengajariku.
Mi Fu
Bagi sebagian orang, dendam antara Kampung Benteng dan Wuling sudah terlalu dalam. Mereka tak bisa melupakannya begitu saja.
Mi Fu
Setelah bertahun-tahun ini, aku sudah berubah. Tapi, mereka tidak. Keinginan mereka untuk balas dendam mungkin malah makin besar.
Mi Fu
Ya, waktunya hampir habis. Endmin, ayo latihan denganku sebentar!
Radio
Endministrator
Mi Fu sepertinya khawatir .... Sebaiknya kuperiksa.
6 Masuk ke Belukar Terhuyung dengan Mi Fu Lihat di peta
Pembaruan cerita
Zhuang Fangyi diculik. Satu-satunya yang tersisa di Kantor Pilar Utama hanyalah sepucuk surat tantangan bertarung. Endmin dan Mi Fu mengikuti satu-satunya petunjuk yang mereka punya dan pergi ke Belukar Terhuyung untuk bertarung.
Dialog
Mi Fu
Endmin, kau menemukan petunjuk?
Mi Fu
Aku setuju. Tak ada yang bisa mengalahkan bos. Apalagi orang Kampung.
Mi Fu
Tapi, kita harus terima kenyataan. Bos tak bisa dihubungi. Kita juga sudah terima suratnya.
Mi Fu
Mungkin mereka mengancam bos dengan keluarga orang Wuling, atau sesuatu yang penting baginya.
Mi Fu
...
Mi Fu
Aku tak dapat laporan apa pun soal mereka.
Mi Fu
Kucing kecil itu berhasil bantu kita mengalahkan para pengikut setia Ruan Yi yang paling tangguh.
Mi Fu
Apalagi Nefarith dan Bonekrusher-nya sudah disingkirkan.
Mi Fu
Tak bisa kubayangkan ada orang yang berani melakukan hal ini ....
Mi Fu
Aku hanya kenal satu orang Kampung yang bisa menulis seperti ini.
Mi Fu
Tapi, mestinya dia bekerja di luar Wuling.
Mi Fu
Aku ini Kapten Opsir, tapi aku sama sekali belum dengar tentang kepulangannya.
Mi Fu
Ada yang janggal ....
Mi Fu
Baiklah, Endmin.
Radio
Mi Fu
“Tinju kami tak kenal sesal, hidup atau mati adalah kehendak sungai.”
Mi Fu
Sudah lama sekali aku tak dengar ucapan ini. Pasti orang-orang tua itu.
Dialog lain
26 Dialog naskah yang tidak terikat ke langkah misi tertentu.
Mi Fu
Hampir sampai.
Mi Fu
Tak ada seorang pun yang lemah di dalam sana. Kita akan menghadapi pertarungan sengit.
Mi Fu
Baiklah, kita harus berangkat.
Mi Fu
Arenanya di tengah danau. Kita harus naik rakit bambu di stasiun.
Mi Fu
Tempat itu hanya dikunjungi oleh para praktisi bela diri. Kebanyakan orang Kampung bahkan tak tahu letaknya.
Mi Fu
Aku pun pasti sudah lupa tempat ini kalau orang-orang tua itu tak muncul .... Baiklah, cukup bicaranya, ayo pergi.
Mi Fu
Ada apa? Ada pertanyaan lagi untukku?
Mi Fu
Mereka merasa bertanggung jawab atas kematian ayah Ruan Yi. Selain itu, persediaan makanan di Kampung Benteng hampir habis ....
Mi Fu
Huh. Mereka menyebutnya sebagai pengasingan sukarela, tapi sebenarnya mereka mengajak banyak orang untuk mencari nafkah di luar kampung sehingga memudahkan yang lain.
Mi Fu
Setelah aku jadi opsir, bos bilang ada kelompok penjaga karavan bersenjata dari Wuling. Mungkin itu ketiga guruku.
Mi Fu
Entah, ya. Tapi, Kampung Benteng masih berhubungan dengan ketiga guruku.
Mi Fu
Ruan Yi tumbang dan Wuling berhasil menggagalkan serangan besar. Setiap orang Kampung pasti ingin pulang untuk memeriksa keadaan.
Mi Fu
Tapi, tak pernah kusangka bahwa mereka bakal kembali secepat ini.
Mi Fu
Bagus. Kita harus segera pergi.
Mi Fu
Aku sudah periksa sekitar. Tak ada catatan bahwa guru-guruku berkunjung ke Kantor Pilar Utama.
Mi Fu
Aku tahu bosku itu seperti apa. Kalaupun dia dibawa paksa, dia pasti meninggalkan petunjuk untuk kita.
Mi Fu
Tapi, aku tak menemukan apa-apa. Dan itu sangat membuatku frustrasi ....
P
Penyergap (Disciple B)
Perhatikan baik-baik! Inilah jurus yang berhasil mengalahkan Zhuang!
Mi Fu
Jangan bikin aku tertawa, dong! Suruh saja orang-orang tua itu untuk keluar kalau mereka berani!
Mi Fu
Aku dengar sesuatu dari sana ... ikuti aku.
Mi Fu
Tak pernah kusangka mereka bakal kembali.
Mi Fu
Sepuluh tahun lalu, mereka terlibat dalam konflik antara Kampung Benteng Qingbo dan Wuling. Untuk menyelesaikan semuanya, mereka memutuskan untuk mengasingkan diri.
Mi Fu
Nah, sebelum pergi, mereka memintaku bersumpah di Mata Air Leluhur bahwa aku akan giat berlatih, dan kelak akan melawan Wuling serta merebut kembali apa yang hilang.
Mi Fu
Aku benar-benar mengira semua itu sudah selesai.
Mi Fu
Hei, kita harus fokus pada apa yang ada di hadapan kita.
Mi Fu
Kita abaikan dulu hal-hal yang tak relevan itu.