| Tipe senjata | Pedang Besar |
| Kelangkaan | ★★★★★★ |
Aku tak setuju dengan ide Henry.
Moto RAYTHEAN dalam membuat produk praktis hanyalah pelarian. Bentuk senjata adalah hasil yang meyakinkan dari tradisi dan pengalaman. Alam telah memberi kita indra yang intuitif untuk membedakan antara hal-hal yang berhasil dan yang tidak. Keanggunan dan harmoni adalah jawaban tak terucapkan untuk kesempurnaan yang kita dapatkan berkat sejarah dan pengalaman yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun.
Dan harus kuambil tawaran ini untuk membuktikannya.
Aku punya 9 cara untuk mencapai tingkat kehancuran yang diinginkan klien, tapi tak ada yang boleh digunakan oleh senjata sebesar ini.
Aku juga dengar bahwa Henry memutuskan untuk menguji teknologi impuls flash-burn. Menggelikan. Klien secara spesifik meminta pedang, bukan meriam yang dipasangi gagang.
Performa senjatanya tak mampu memenuhi spesifikasi yang diinginkan.
Henry berdiskusi singkat denganku. Timnya juga kehabisan ide. Entah apa pendapat klien kalau mereka menyaksikan pertemuan pribadi para perancang senjata dari 2 perusahaan yang saling bersaing.
Spesifikasi mereka tak masuk akal. Kenapa pula si bos setuju menerima kontrak ini?
Bahkan kalau orang itu membawa prototipe sampel ke mabes dan menginginkan sesuatu yang performanya sama persis, dia hanya akan mendapatkan artefak aneh yang digali sekelompok orang aneh. Sekarang, yang perlu kita khawatirkan bukan sekadar reputasi. Peralatan yang belum teruji dan aneh ini menjadi ancaman bagi kehidupan kita.
Saat mandi, aku mendapatkan secercah inspirasi yang mungkin bisa membantu kita memenuhi spesifikasi minimum. Aku tahu, menyanyi saat mandi pasti bakal ada gunanya.
Tumpukan 4 lempengan pelindung kendaraan lapis baja? Huh. Solusiku bisa melewatinya dalam satu tebasan saja. Aku tak yakin RAYTHEAN punya alternatif yang lebih baik. Fisika adalah ilmu penuh ketelitian dengan batasan yang tegas. Walau mungkin berbeda pendapat, kita harus mengakui kebenaran ini.
Cabal of Tranquility mengaktifkan kembali prototipenya.
Prototipe itu berhasil menembus ... tumpukan 16 lempengan baja. Tarekat berniat menjalankan tes lagi dengan 32 tumpukan setelah perbaikan darurat pada atapnya selesai.
Mereka bahkan mengusulkan pemotongan diagonal dari sudut ke sudut.
Mungkin harus kubicarakan lagi hal ini dengan si bos.